PRINCESS [CHAPTER 5]

luhanjessica8mungsoodaehyun2sungjae

Author: S.Y.M

Title:   Princess

Length: Chaptered

Main Cast: Jessica Jung-Xi Luhan-Kim Myungso0 (L)-Jung Daehyun-Yook Sungjae-Hyorin-

Genre: Fantasy

Note: hy hy hy… aku bawa kelanjutan dari Princess… hemh… kalau ada yang kurang jelas dengan jalan ceritanya, aku akan buat penjelasan lagi ya… tapi aku usahain akan ada penjelasan di setiap chapternya. tentang Virise, Vero, dan kenapa ke empat pangeran itu diasingkan. Dan kalian tahu… membuat FF bergenre Fantasy itu membuatku pusiiiinnngg….. haaaaaa .

jika ada ketidak sinambungan dalam cerita ini… mohon dimaklumi, dan DIKOMENTARI biar tambah semangat dan tambah punya feel buat FF genre ini. hik hik hik.. selamat membaca

___________________________________Princess_____________________________________

CEPAT TUNJUKKAN  ATAU  HAKIM ISTANA YANG AKAN TURUN TANGAN”

.

Kali ini Daehyun lah yang berperan penting untuk menenangkan Hyorin , matanya memanas seketika ketika ia melihat siapa yang ada di kamar Myungsoo, Jung Sooyeon, ya dia Jung Sooyeon yang sedang terbaring di tempat tidur itu. Bukan karena seorang Jung Sooyeon, tapi karena dia adalah seorang putri Vero, satu satunya keturunan Vero sang penghianat Virise.

Myungsoo masih mempertahankan pelindungnya dalam ruangan itu, ia tidak mungkin menghilangkan pelindung itu sementara Hyorin sudah berusaha untuk menerkam Sooyeon. Ya… dia mungkin putri Virise yang dididik untuk membunuh setiap penghianat, termasuk Sooyeon, sang putri Vero.

Jika Hakim istana mengetahui kekuatan besar yang dikeluarkan Hyorin di pengasingan, kemungkinan besar dia akan terundang untuk datang ke rumah mereka. Dan itu tidak mungkin terjadi untuk saat ini, tidak disaat mereka belum bisa membuat Sooyeon aman untuk menginjakkan kakinya di Virise.

“Noona, bisakah kau tenang? “ Daehyun memegangi pundak Hyorin, butuh beberapa detik untuk Hyorin menurut pada Daehyun.

Sedangkan Sungjae yang sedari tadi memegangi lengan Hyorin, sudah mulai melemahkan pegangannya dan melepaskannya.

Luhan segera mendekati Sooyeon setelah Hyorin dibawa keluar dari kamar itu oleh Daehyun.

Ia mendekati Sooyeon yang masih juga belum sadarkan diri.

“Kita harus secepatnya membawanya ke Virise. Disana kita bisa  melindunginya. Kita harus segera keluar dari tempat pengasingan ini, “ Myungsoo duduk samping tempat tidur itu. Sementara Luhan masih menatap Sooyeon miris, membawa Sooyeon masuk ke Virise, sama halnya membuat dia menjadi seorang Vero yang dikenal dengan penghianat oleh rakyat Virise. Dan itu artinya dia dan saudara-saudaranya harus meminum darah murni Sooyeon untuk bisa terbebas dan bisa kembali ke Virise.

“Kita harus meminum darahnya”

“Kau tahu, aku mungkin berfikir kita mirip makhluk rendahan jika kita meminum darahnya” jawab Luhan, ia membelai lembut puncak kepala Sooyeon. Jika boleh jujur, dialah yang paling tidak menghendaki untuk meminum darah Sooyeon. Mencarinya dan mendekatinya di dunia manusia membuatnya menaruh hati pada gadis itu. Ya… sebelum ia membawa Sooyeon ke rumah ini, dia memang sudah lama mengenal Sooyeon dan melindunginya di dunia manusia. Dia menyukainya, bahkan menyayanginya, atau mungkin semakin lama dia menjadi mencintai seorang Jung Sooyeon . Dia tidak mungkin menggunakan seseorang yang ia cintai itu sebagai alat agar dia bisa menjadi raja Virise.

“Kau terlalu pengecut Ge”

________________________________________Princess________________________________

Daehyun menggiring Hyorin ke hutan dekat danau, perbatasan wilayah pengasingan dan Virise.Kini ia sudah bisa menetralkan kekuatannya yang ingin menerkam Sooyeon. Jiwanya buas, itulah Hyorin ketika mengetahui seorang penghianat, apalagi keturunan Vero. Jiwa itu menurun dari sang ibu yang merupakan musuh utama keturunan Vero dari kastil terlarang.

“Kau tahu jika seorang Vero adalah pembebas kami dari hukuman kami, kami membutuhkan dia untuk kembali ke Virise, jadi kumohon biarkan kami mengatasi ini” pinta Daehyun, baru kali ini ia memohon pada Hyorin. Dia berharap Hyorin mampu melihat permohonannya ini dari hati kecilnya, bahwa pangeran pangeran virise ini harus kembali ke Kerajaan mereka dan memimpin Virise.

Hyorin menatap Daehyun lekat, mencari sebuah kebohongan dari matanya, namun sayangnya ia tidak bisa menemukannya, menatap mata Daehyun sama halnya dengan masuk kedalam halusinasinya. Hyorin terdiam, Ya… memang itulah yang mereka cari, mencari pembebas mereka, dan kini mereka menemukannya. Seorang keturunan terakhir Putri Vero. Satu-satunya yang ia sayangkan kenapa ia tidak berfikiran sejauh ini, saat mereka menemukan seorang Vero, itu artinya mereka siap untuk kembali ke Virise.

Kutukan yang diberikan Putri Vero di hari pembantaian itu membuat keturunan sang raja menjadi sosok yang menakutkan pada saat usia mereka beranjak dewasa. Satu persatu dari mereka akan menjadi sosok pembunuh yang buas , jika mereka tetap berada di Virise, Hakim istana takut mereka akan memangsa satu persatu rakyat Virise, mereka di asingkan dan Luhan tidak diperbolehkan menggunakan kekuatan nya  selama berada di pengasingan. Hakim istana selalu mengawasi mereka dan akan mengirim utusan jika ia merasakan aura kekuatan Luhan, kenapa hanya Luhan yang tidak diperbolehkan menggunakan kekuatannya? Karena Luhan adalah putra mahkota dari permainsuri keturunan China yang sangat bersahabat dengan Putri Vero, sang permainsuri yang juga di hukum karena berteman dengan penghianat membuatnya nyaris mendapatkan hukuman yang sama, sayangnya Sang Raja masih berfikir jauh jika harus membiarkan Hakim istana membunuh Putra mahkotanya, sudah cukup ia mendapat kutukan yang sama dengan putra-putranya yang lain, namun ia tidak ingin putranya itu dibunuh, teman sang penghianat adalah Permainsuri, bukan putranya. Banyak hal yang membuat Sang Raja melakukan banyak cara agar Luhan bisa selamat dari hukuman Istana, termasuk mengirimnya ke tempat pengasingan dan membiarkan Hakim istana melarangnya untuk tidak menggunakan kekuatannya. Sedangkan ke-3 putranya juga harus diasingkan karena mendapat kutukan yang sama dengan Luhan, hanya saja mereka diperbolehkan untuk menggunakan kekuatan mereka.

Hanya meminum darah sang Pembebaslah mereka bisa terlepas dari kutukan itu. Itu yang tertuliskan pada nasib mereka sebagai putra mahkota Sang Raja.

“Kembali ke Istana adalah tujuan kami , mengertilah Noona” Daehyun menggenggam erat kepalan tangan Hyorin.

“Cepat lakukan, jangan sampai Hakim Istana mencium keberadaan Vero itu, kau tahu sendiri dia akan membuat kekacauan dan dengan segala cara menghentikan Luhan untuk meminum darah Sang pembebas”

“Dan kau tahu persis jika Hakim Istana membunuh Vero itu, kami juga tidak bisa kembali ke Istana”

“Heoh.. Sang raja memang merencanakan itu semua, tidakkah kau iri karena Sang raja sangan menyayangi Luhan?”

“Dia menyayangi semua Putranya, hanya saja ia tahu sebuah ketidak adilan akan menerjang perjalanan Gege untuk menjadi Raja, Sang Raja hanya mencintai sebuah keadilan dan kearifan kepemimpinan”

“Omong Kosong! Sang Raja sudah mangkat dan sekarang Virise dipimpin oleh Ratu, ibu kalian … kau pasti tahu apa yang akan dilakukan Ratu untuk menyingkirkan keturunan Permainsuri Xi,”

“Sejak kekuatan jahat menguasainya, dia bukan ibu kami, dan kemungkinan besar kami juga masuk dalam daftar orang yang harus ia singkirkan dari Virise” Ucapan terakhir Daehyun mampu membuat Hyorin terdiam.

Ya… apalagi yang terkuak di sini?

Sejak pembantaian kastil terlarang, pembunuhan permainsuri Xi yang tak lain adalah ibunda Luhan, Putra Mahkota diasingkan, Luhan yang terancam terbunuh, dan Sang Raja yang telah Mangkat. Dan sekarang Virise bukan lagi kerajaan kedamaian seperti dulu kala. Kedamaian dibawah pengaruh kekuasan Ratu Virise yang sekarang, bukanlah kedamaian yang di inginkan.

Ia merebut paksa kekuasaan Virise, dan Sang Ratu sangat tergila-gila dengan keabadian, nyatanya dia bukanlah makhluk Virise yang abadi, dia harus menjadi Ratu agar dia abadi dan menguasai seluruh Virise, merauk semua kekayaan dan kemakmuran yang disediakan Virise. Kenapa ia bukan seorang yang abadi? karena dia adalah manusia biasa yang diangkat Sang Raja menjadi permainsurinya, melahirkan Putra Mahkota yang sempurna, ketamakan membuatnya menginginkan lebih dari sekedar kenikmatan yang ia terima selama menjadi Permainsuri, ia tidak ingin seperti manusia lainnya yang bisa tua dan bisa meninggal setelah umur menggerogoti mereka. Ia ingin menjadi Virise seutuhnya yang abadi. Jangan berfikir Sang Raja meninggal dengan wajar, karena Sang Ratu lah yang menyebabkan beliau meninggal. Sama halnya dengan pembebas, meminum darah Sang Raja Virise adalah hal yang membuatnya hidup abadi dan mengambil alih kekuasaan, sementara semua putra Mahkota sedang dalam kutukan dan pengasingan.

“Kau mengetahui semuanya Noona, apa kau juga ingin kami tersingkir dari Virise? Sedangkan Virise adalah milik kami”

“Apalah arti seorang pengabdi kerajaan seperti keluargaku? Bagi kami siapapun pemimpin Virise jika mereka bisa memberikan apa yang kami inginkan, kami tidak mempermasalahkan siapapun itu, meskipun itu adalah Ratu” Hyorin tersenyum sinis.

Tentu saja hal itu membuat Daehyun sedikit geram. Pasalnya, mereka sulit sekali menemukan abdi setia Virise, yang benar benar menjunjung kedamaian dan membela rakyat Virise.

Banyak yang berubah dari Virise, banyak hal kompleks yang harus dijelaskan, selain sebab diasingkannya para pangeran Virise, dibalik itu semua tak lepas dari tidak politik kekuasaan sang Ratu dan beberapa pendukungnya. Keabadian, kekuasaan, kenikmatan, itulah yang mudah sekali membutakan seorang penguasa, membuatnya melakukan banyak cara untuk mendapatkannya, dan mengorbankan banyak hal untuk mempertahankannya.

“Kami tetap akan kembali ke Virise, dan apapun yang akan kau laporkan kepada Hakim Istana, itu semua tidak akan menghalangi kita untuk tetap kembali ke Virise”

Hyorin tersenyum sinis, sudah cukup baginya untuk berdebat dengan Daehyun. Ini adalah pilihannya untuk melaporkan kunjungannya pada Hakim istana atau tetap bungkam dan menanti kedatangan para Pangeran ke Istana Virise.

Hyorin menatap langit perbatasan itu. Sekilas ia melirik Daehyun yang menunggunya untuk pergi dari wilayah pengasingan.

“Sudah cukup kunjunganmu kesini Noona” jelas Daehyun yang itu berarti dia meminta Hyorin untuk cepat pergi.

“Baiklah, kau sangat jahat, kau mengusirku …aku akan mengatakannya pada Hakim Istana”

“Tidak masalah asalkan bukan tentang Vero ku”

“Heh, Vero mu? Vero kalian… sayang sekali Vero itu hanya satu”

HAP.

Hyorin berlari secepat kilat, dalam waktu sekejab ia sudah ada di udara dan semakin menjauh dari wilayah pengasingan.

___________________________________PRINCESS_________________________________

Sungjae menatap kedua laki-laki itu bergantian, sudah sangat sering hal ini terjadi diantara Gege dan Hyungnya. Siapa lagi, Luhan dan Myungsoo. Dua orang berbeda ibu itu memang sering membuat perang dingin dan seketika aura di sekitarnya pun menjadi hening menakutkan. Ia melipat kedua tangannya, sungguh membosankan memang melihat perang dingin diantara Myungsoo dan Luhan ini. Tapi ia tidak akan menyuarakan pendapatnya sebelum mereka memulai bicara satu sama lain. Kali ini ia sangat berharap Daehyun cepat menyelesaikan urusannya dengan Hyorin dan kembali ke rumah. Menemaninya melewati waktu membosankan untuk menonton perang dingin kedua Pangeran itu.

“Kau yang harus mengatakannya, aku rasa kau yang bisa melakukannya” Myungsoo angkat bicara.

Ya, mereka masih memperdebatkan Sooyeon. Keberadaan Sooyeon sebagai seorang Vero sudah terbongkar oleh Hyorin, itu artinya mereka harus segera menggunakan Sooyeon sebagai pembebas dan kembali ke Virise. Luhan memang tahu betul keadaan yang sebenarnya, keberadaan sang pembebas bukanlah suatu anugrah bagi mereka, namun juga musibah bagi mereka, jika mereka tidak juga menggunakan pembebas itu, maka Ratu akan melakukan berbagai cara untuk membunuh sang pembebas. Namun jika mereka menggunakan Pembebas, itu juga sama halnya membunuh Sooyeon dan mengambil darahnya. Bukankah sangat konyol jika semua hal yang bersangkutan dengan mereka harus berbau darah. Mereka bukan keturunan pemangsa ataupun vampir yang selalu menggunakan darah sebagai makanan mereka. Mereka adalah makhluk yang lebih istimewa dibandingkan manusia, mereka makhluk mulia di Virise. Kerajaan dibalik dunia manusia, kerajaan yang dibangun dengan segala kedamaian dan kemakmuran didalamnya. Bisa dibilang mereka itu adalah makhluk immortal dengan tingkatan yang hampir sama dengan bangsa Elf atau apapun itu, yang jelas mereka bukanlah pemangsa. Mereka makhluk immortal yang juga bersahabat dengan sihir dan kekuatan khusus.

Namun kali ini, ada beberapa kejadian yang membuat mereka meminum darah untuk mendapatkan tujuan mereka, Keabadian yang diinginkan sang Ratu adalah salah satu kejadian bersejarah dimana makhluk virise meminum darah untuk mendapatkan keabadiannya. Dan saat ini… ke-empat pangeran itu juga harus meminum darah seorang Virise untuk terbebas dari kutukan mereka.

Meminum darah adalah hal rendahan yang pernah dilakukan oleh makhluk Virise, hal itu yang kini sedang dipikirkan oleh Luhan. Bukan hanya itu, itu artinya Sooyeon benar benar akan kehilangan nyawanya.

Luhan memejamkan matanya sejenak. Dilihatnya Myungsoo yang masih menunggu keputusannya.

“Aku tahu, kita memang rival dalam hal Kekuasaan Virise, tapi tetap saja kau adalah yang tertua diantara kami, jadi aku tetap menghormatimu sebagai Gege kami” Myungsoo masih berusaha menggerakkan hati Luhan untuk segera mengambil keputusannya.

“Tidak masalah jika kau memutuskan untuk tetap membiarkan Sooyeon noona tetap hidup dan kami tidak meminum darahnya, bukankah tidak masalah pada kami? Kami masih mempunyai kekuatan kami meskipun kami belum terbebas dari kutukan itu, tapi kau? Kau akan tetap dalam hukuman ini, atau menjadi manusia adalah pilihan terakhirmu”

Luhan menatap Myungsoo. Menjadi manusia? Itu adalah hal yang selama ini ia pikirkan, melupakan bahwa dirinya adalah seorang Virise dan hidup sebagai manusia, dan tidak ada keabadian didalamnya.

Ia bisa meninggal seperti manusia, makan makanan seperti manusia tanpa ada makanan khusus seperti makhluk Virise pada umumnya, bekerja seperti seorang manusia dan mencintai Sooyeon sebagai seorang manusia. Sayangnya Sooyeon kini ada di tempatnya, ia tidak mungkin memikirkan keegoisannya.

“Kita bisa meminum darahnya tanpa membunuhnya” Luhan tersenyum simpul setelah ia menemukan cara untuk mengambil seluruh kekuatan yang dimiliki Sooyeon sebagai Vero dengan mengambil sedikit darahnya, serta memulihkan kembali tenaga Sooyeon setelahnya.

Myungsoo terdiam, ia memutar otaknya. Memahami inti dari keputusan Luhan. Sungjae mendongak mendengar keputusan Luhan mengenai Sooyeon.

Ya.. itu adalah hal yang mereka inginkan, yang bahkan tidak terlintas pada mereka. Mengambil darah Sooyeon untuk mereka ber-empat adalah hal yang bisa menyerap semua kekuatan Vero dalam diri Sooyeon, itu bisa saja membunuhnya.

“Gege, Hyung… kalian tahu apa yang kupikirkan?” Sungjae berdiri, ia tersenyum simpul, rasanya ia baru saja menemukan cara ampuh untuk memanipulasi pembebasan mereka.

“Cara itu sedikit kotor” Daehyun meloncati sofa di depannya dan kini ia sudah duduk di depan Luhan. Myungsoo masih terdiam. Bagaimanapun, mereka juga tidak bisa mengorbankan Sooyeon begitu saja untuk kebebasan mereka. Tapi resiko besar yang akan mereka hadapi adalah mereka harus melewati satu rintangan lagi untuk terbebas.

“Kita harus meminta bantuan seorang penyihir untuk melakukannya?” Myungsoo dapat membaca rencana Luhan.

Luhan mengangguk.

“Hakim istana adalah satu-satunya orang yang dipatuhi oleh penyihir Virise, penyihir itu tidak akan membantu kita”  jelas Daehyun.

“Ohh…. kau benar Hyung… mana bisa kita meminta bantuan pada mereka?”

Luhan menatap Myungsoo, sebuah maksud dalam tatapan itu bisa terbaca oleh Myungsoo.

“Siapa bilang kita akan meminta bantuan, untuk tidak mengorbankan banyak pihak, kita harus bermain sedikit kasar” ucap Myungsoo yang serentak ditanggapi oleh tatapan tajam Sungjae dan Daehyun.

Mereka menatap Luhan dan Myungsoo secara bergantian. Kedua orang itu memang serin berperang dingin, tapi juga memiliki ikatan batin yang kuat sehingga mereka bisa berkomunikasi dengan mudah hanya dengan saling menatap satu sama lain. Mereka tidak akan menyangka bahwa hal itu yang dipikirkan kedua Hyungnya.

“Setidaknya kita tidak membunuh nyawa yang tidak bersalah, apa salahnya sedikit berbuat kasar dan yang terpenting kita bisa kembali ke Virise dan membawa Sooyeon kembali ke Virise, mempertahankan keturunan Vero, dan menyelamatkan Virise dari kekelaman Sang Ratu”

_______________________________________PRINCESS___________________________________

Sooyeon samar-samar mendengar perbincangan ke-4 pangeran itu, tanpa mereka ketahui, Sooyeon telah tersadar dan mendengar semua percakapan mereka. Ia sama sekali tidak memahami apa yang mereka bicarakan. Tentang Virise, Vero? Sang ratu? Namun satu hal yang ia pahami, nyawanya dalam bahaya. Itu yang ia tangkap dari pembicaraan yang ia dengar.

Sooyeon menahan nafas dalam-dalam ketika Luhan menyadari keberadaannya. Luhan melirik singkat ketempat Sooyeon bersembunyi. Ia tersenyum simpul ketika ia tahu Sooyeon sedang mendengarkan pembicaraan mereka. Dan ia yakin ke-3 saudaranya juga menyadari keberadaannya.

“Memang sudah seharusnya ia mengetahui takdirnya” pungkas Luhan.

Sungjae melangkahkan kakinya dan dalam hitungan detik ia sudah ada di depan Sooyeon. Membuat Sooyeon seketika ingin mengeluarkan jantungnya yang kini sudah tercekat di pangkal tenggorokannya. Ia terkejut bukan main.

“Ikutlah bersama kami noona, jangan bersembunyi seperti ini” Sungjae menuntun Sooyeon untuk bergabung bersama mereka.

.

.

“Apa yang kalian bicarakan?”

“Apa maksud kalian dengan meminum darahku, penyihir dan Virise? Apa yang akan kalian lakukan padaku?”

“Kami harus meminum darahmu Noona”

TBC

Advertisements

11 thoughts on “PRINCESS [CHAPTER 5]

  1. Jung Clara says:

    Wew..trnyata si lulu cinta ama jessica tohm..pntes dy pling pelindung sma sica…emg mnum darah nya hrus byk2 thor???hehehe…kle minum nya dkit2…sica gag bkal mati kan..hehehe..lnjut thor…jgn lmaw..hehehe…d tnggu ff mu ug lain

    • farahjaegirl says:

      hahahaha…. kalau dikit mah gag bakal mati, kan cuga diambil kekuatan Veronya.
      kalau kekuatan Veronya diambil sama ke-empat pangeran itu, dia pasti kehilangan kekuatannya. bisa-bisa dia mati.
      hehehehehe.
      okey lah

  2. jessicool says:

    wah dah da kelanjutannya……… oh luhan dan jth cinta ma sica…pantes ga rela bngt sicanya mati#q jg ga rela sih sica mati hehehe ditunggu kelanjutannya fighting

  3. N0vi says:

    Untung hyorin udah pergi. . .tp bkal lap0r gk ya??
    Dan yg bkin aku sneng krna luhan emang bneran cinta sm sica. Dan aku jg masih penasaran sm myungs0o sbnernya suka jg gk ya sm sica?? Ditunggu next chapternya th0r FIGHTING.

    • farahjaegirl says:

      entahlah… Hyorin lapor apa nggak ya …
      dan untuk Myungsoo…. entahlah juga…
      kasihan Jessica kalau di perebutin sama cowok-cowok itu.
      soalnya author juga pengen diperebutin juga #ngarep

  4. aullia nur adawiyah says:

    hallo hallo, new reader hereeee hohoho
    maap ya thor aku baru komen di chap ini huhuhu 😦 maap gk bertanggung jawabbb banget!
    sumpah ya thorr ini ff fantasy lusica terkeren yang pernah ku baca!
    entah ini akan ending lusica happy/sad tapi aku harap pairingnya lusica 😉 😉
    aku masih bingung kenapa myungsoo, daehyun, dan sungjae di kutuk juga, padahal kan permaisuri yang di hukum cuma mamanya luhan dan gk ada hubungan sama sekali sama dae,myung,sung?
    aku tau ini ff udah lama banget gk di lanjut tapi please thorrr lanjut lagi dongggggg atau enggak author post di jenong kece, kaya ff author yang please stand by me(?) ituuuu yayayayayaya…soalnya ini ff over kecenyaaaaa pleaseee ya thorrr pleaseee…klo author bingung kelanjutannya tanya2 sama aku juga boleh hehehehehe#PD
    berhubung aku suka lusica couple sihhhh 😀 😀 😀
    ya thor yaa post chap 6 nyaaaa, atau post di jenong keceee yayayayayayayayayayayayaya pleaseeee
    okedeh aku tunggu next chap, fighting and keep writing!!!

    • farahjaegirl says:

      hahahaha ya ampuuun q terharu baca komentar kamuu 🙂 iya ff ini q berhenti karena masih bingung kelanjutannya gimana…sebenarnya q juga sayang banget kalau nggak lanjutin ini…baca komen kamu q jagi pengen lanjutin lagi 🙂

      lihat nanti ya …lagi ngumpulin imajinasi lagi 🙂 tapi nggak janji…q bakal usaha in okey 🙂
      gomawooo atas semangatnya 🙂

  5. Xiao says:

    authornim maap komennya disini sekalian hehe, saking penasarannya.
    duuh serius penasaran, berharap banget disini endingnya LUSICA
    Jessicanya jangan mati ya thor
    hyorin gausah lapor
    Myungsoo ga boleh sampe suka sama sica
    wkkwk. ini berasa request.
    Ini ff 2014 sekarang udah 2015, kira kira dilanjut ga thor?
    Aaah jebal di lanjut yayayyaya
    udah terlanjut penasaran. serius ini fantasynya keren, wajib lanjut *ini ngancem kaya luhan xD
    Keep Writing!!! fighting author!! LuSica Jjang!! hihi

    • farahjaegirl says:

      pengennya sih ngelanjutin 🙂 hehehehehe setelah ada yang request seperti ini…tapi q harus kumpulin imajinasi lagi 🙂 soalnya ini fantasy 😦

      q usahain okey…tapi bener bener nggak bisa janji

      tapi juga sayang kalau nggak dilanjut …aduh gimana ya ??? #qjugabingung

      hahahah

      gomawooo atas semangatnya ya 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s