MORE THAN….[PART I]

L2 jessica3

Author: S.Y.M

Title: More Than…

Lengt: Masih belum ditentukan

Rating: G

Genre: Romantic, friendship

Main Cast: -L Myungsoo- Jessica Jung.

Note: –  Ini fanfic dari seseorang, karena pairing nya myungsoo-Jessica jadi aku post saja di blog ini… ini masih percobaan. Sory for Typo dan terlalu pendek. Untuk Princess aku masih kehilangan Feel sama Luhan… jadi belum bisa melanjutkannya untuk sementara waktu.

_________________________________MORE THAN…..

Myungsoo Side

.

.

.

Hai, Aku Myungsoo. Ada juga yang memanggilku dengan “L” dan itu hanya satu orang saja, dia sahabatku Sooyeon, emhhh Jessica itu nama yang sering disebut orang-orang, berbalikan dengan ku, aku lebih suka nama Korea nya. Jadi aku lebih suka memanggilnya Sooyeon.

Aku mengenalnya saat kami duduk di bangku Sekolah Menengah, dia murid pindahan dari California, Amerika. Sedangkan aku, aku adalah orang paling malas untuk berteman saat itu. Dia menempati bangku kosong disebelah ku, itulah kenapa orang pertama yang ia ajak bicara adalah aku. Kami sama-sama menempati bangku paling belakang di kelas, aku lebih suka itu karena jika aku bosan aku bisa mengabaikan Songsaenim dengan mudah, sedangkan dia… dia lebih sering tidur di tengah pelajaran.

Aku tidak tahu persis apakah ia juga tidak berminat untuk mencari teman sepertiku, hanya saja.. dia lebih suka menghabiskan waktu istirahat untuk melanjutkan tidurnya di perpustakaan. Aku tak habis pikir, kenapa ada Yeoja yang begitu hobi tidur sepertinya. Apa dia tidak tidur semalaman?

Dia sering mengajakku bicara, sebenarnya ia lebih sering menggunakan bahasa inggris untuk bicara denganku, untunglah aku mempunyai otak yang lebih cerdas dari yang kuduga, aku bisa mensejajari bahasa inggrisnya, mungkin itu sebabnya ia juga tidak punya teman saat itu, karena tidak ada yang bisa membalas kata-katanya dengan bahasa inggris.Meskipun sebenarnya ia bisa bicara dengan bahasa Korea.

Dan entah sejak kapan, kami mulai sering menghabiskan waktu bersama. Kami pulang bersama, berangkat bersama, mengerjakan tugas bersama, dan aku juga ikut-ikutan untuk menghabiskan waktu istrirahat untuk tidur di perpustakaan seperti dia.

Aku juga tidak tahu, kenapa sejak kehadiran Sooyeon, hidupku berubah. Aku yang dulu mempunyai janji untuk tidak  bersahabat dengan seorang gadis, terpaksa aku harus melanggarnya karena Sooyeon. Aku rasa bersahabat dengan seorang gadis tidaklah buruk, karena itu Sooyeon. Aku hanya bisa bersahabat dengan Sooyeon. 


Kami termasuk pasangan serasi jika bersama, itu kata orang-orang yang salah paham dengan hubungan kami. Kami hanya bersahabat, bukan sepasang kekasih. Mungkin karena aku hanya bisa dekat dengan Sooyeon, tak jarang Sooyeon mendapat masalah karenaku. Ia mendapat terror dari murid-murid lain yang menyukai ku. Ia sering dibully oleh murid-murid perempuan di sekolah karena banyak murid laki-laki yang juga menyukainya. Yang jelas ia lebih banyak mendapat masalah karena ku.

Aku ingin menjauhinya. Aku ingin membuat jarak antara kami. Hanya saja berulang kali aku mencobanya, aku sendiri yang tidak bisa menepatinya.

Banyak hal yang kita alami selama ini. Dan sekarang persahabatan kami telah sampai di Tahun ke-8.

Flash Back___

Author Side

PART  I

1ST  MEET (I Like You at 1st sight)

Anak laki-laki itu menghentikan langkahnya  di ujung belokan barisan rumahnya, ia melihat seorang gadis yang sedang bersandar di dinding pagar rumah. Gadis itu mendongak dan memandangi langit pagi itu. Ia mengikuti arah pandang gadis itu, di tatapnya langit yang mulai disinari oleh matahari itu.  Tidak ada apa-apa di langit itu, hanya ada Awan yang berbentuk gelombang laut, memang langit pagi ini cukup cerah, mungkin hanya itu yang ia dapatkan, ia tidak pernah melihat langit di pagi hari.

Dilihatnya lagi gadis itu yang ternyata masih tidak memalingkan pandangannya pada langit. Anak laki-laki itu mengerutkan keningnya, dalam benaknya.. ia tidak bisa tahan dengan sinar matahari yang silau itu jika terlalu lama menatap ke atas.

“Apa aku perlu bersandar sepertinya?” batinnya,  lalu anak laki-laki itu bersandar pada dinding pagar rumah dan kembali menatap langit seperti gadis itu.

Ia benar, dari sisi ini ia tidak akan kesulitan untuk menatap langit dalam waktu yang lama, ia searah dengan sinar matahari.

Sesaat kemudian ia menunduk, ia sadar.. tidak seharusnya ia ada di tempat ini lama-lama. Ia ingat jika ia harus berangkat ke sekolah secepatnya.

Dilihatnya jam tangan yang melingkar di lengannya, “Aish!! Pabbo!” umpatnya, yang entah untuk siapa ia mengatakan itu.
Ia berlari dan hanya melewati gadis itu di ujung belokan. Ia sempat melihatnya, namun sayang gadis itu tidak melihatnya.

“Aku tidak pernah melihatnya sebelumnya” batinnya, dan ia tetap berlari ke halte terdekat, ia sudah melewati bis pertamanya karena mengikuti gadis itu menatap langit pagi.l

_________________________________1st Meet

Suasana gaduh di ruang kelas itu seketika hening ketika Sam Songsaengnim menggeser pintu kelas. Semua murid kembali ke bangku mereka masing-masing. Tidak termasuk untuk seorang murid yang duduk di bangku paling belakang ruang kelas, ia tidak terbiasa untuk berpindah ke lain bangku saat pelajaran belum dimulai. Ia salah satu murid yang cuek dengan lingkungannya.

“Good Morning!” sapa Sam Songsaengnim

“Good Morning Sir!” sapa murid serempak.

“I have a good news for  you, I’ll introduce a new friend for you, she’s from California!”

“Come on girl!” Sam songsaengnim memanggil murid baru itu.

“Waa teman baru kita seorang Yeoja!” teriak salah satu murid.

“Come on girl, introduce yourself!” Sam Songsaengnim mempersilahkan dia untuk memperkenalkan dirinya.

“Good Morning, My Name is Jessica, I hope I’ll be a good friend for you all!” Ia, Jessica mengakhiri perkenalannya.

“Okey, Sit down please!”

“AAAA kenapa kita tidak diberi waktu untuk bertanya padanya Songsaengnim?” teriak murid lainnya.

“Hya! Apa kau bisa bicara dengan bahasa ingris? Dia tidak akan mengerti kata-kata mu!” sahut murid lainnya.

Jessica hanya menunduk dan berjalan menuju bangkunya di barisan paling belakang dan di ujung ruangan di samping jendela.

Ia tersenyum dengan seseorang di bangku sampingnya, murid laki-laki itu hanya memandangnya dengan tatapan dingin.

“Hy! Jessica Jung imnida!” sapa Jessica padanya.

Murid laki-laki itu tersentak, ia baru saja memperkenalkan diri dengan  hangul. Meskipun dengan Aksen Amerikanya, setidaknya ia bisa bahasa Hangul.

“Ah, Myungsoo imnida! Have a nice day!” balas anak laki-laki itu, Kim Myungsoo.

Jessica tersenyum, “I can Speak Hangul a little!” lanjutnya.

“Geurae, don’t you think I can’t Speak English Fluently” balasnya lagi.

“Geurae, terserah kau saja!” Jessica tersenyum padanya.

Di detik berikutnya Jessica memalingkan pandangannya pada luar jendela kelas, ia menggeser letak duduknya, sehingga ia dengan leluasa untuk melihat ke luar jendela tanpa menoleh.

Myungsoo masih memperhatikan Jessica, ia mirip dengan gadis yang ia temui sebelum berangkat ke sekolah beberapa hari lalu, hanya saja ada perbedaan di warna rambutnya. Tanpa ia sadari, Myungsoo tidak bisa melepaskan padangannya untuk Jessica.  Entah apa yang membuatnya bisa tersenyum saat mengingat senyum Jessica kepadanya tadi.

“Dia gadis di ujung belokan waktu itu, jadi namanya Jessica? Dia satu kelas dengan ku, apa dia mewarnai rambutnya? Rambutnya tidak secoklat ini saat itu.” batinnya.

Myungsoo mengikuti arah pandang gadis itu, ia masih sama seperti pertama kali mereka bertemu, masih suka memandangi langit pagi hari.

“Dia masih suka memandangi langit.” Gumamnya lagi, dan lagi-lagi sebuah senyum tersungging di pipinya.

“Dan aku menyadari, bahwa aku sudah terikat dengan mu sejak pertama kali aku bertemu dengan mu, Sooyeon_ah”

 

 

Advertisements

8 thoughts on “MORE THAN….[PART I]

  1. N0vi says:

    Bgus k0k th0r. . . Feel-nya jg dpt,, tp agk gantung ya. . . Oh ya th0r c0ba bkin sica-myungsoo, bergenre married life aja kyknya seru. . . And jgn lupa lnjutin princess ya. . Hwaiting.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s