ANEH APA BEDANYA DENGAN FREAK????

Dan itu beberapa kali menjadi sandanganku. Kebiasaan ku yang iseng menanyai orang orang di sekitarku, “Bagaimana kesan pertama kalian saat bertemu dengan ku?” . Membuatku mendapatkan beberapa jawaban dan kebanyakan mereka mengatakan kalau aku “ANEH”.

HOACHHHH…aku sering bingung, dari mana keanehanku? Dari aku yang suka bicara sendiri? ngomel sendiri? Dari cara lari kecilku yang mirip naruto? Dari suara kecil ku? Dari cara ku bicara? Dari ekspresi-ekspresiku? Termasuk tatapan dinginku? atau saat aku ketahuan selalu terpesona dengan anak kecil? Atau saat aku melakukan sedikit kekonyolan yang menurutku itu wajar? Dari celetukan-celetukan ku yang menurutku itu wajar tapi selalu membuat orang tertawa? dari caraku bercerita yang membuat orang tertawa? APA LAGI? Masih banyak sepertinya….. dan aku tidak bisa detail menyebutkannya.

AAAAGHHHHTTT, terkadang itu membuatku frustasi ketika yang mengatakan aku aneh adalah seorang cowok, bahkan bukan seorang, tapi banyak cowokkkkk,,,, itulah kenapa aku tidak pernah nyaman dengan cowok lain selain teman akrabku saat sekolah, mereka sudah terbiasa dengan keadaan ku dan mereka bisa memahami keadaanku, karna mereka sering menghabiskan waktu bersamaku dengan kekonyolan mereka pula.

Aku sedikit tidak terimaaaaaa…… aku jadi frustasi…. Kapan aku bisa menghilangkan predikat aneh ku???? Hkhkhkhkhkhkhkhkhk Itu sama halnya dengan orang orang menganggapku Freak!!! Hwaaaaaaa.

Tunggu! Bahkan teman dekatku yang cewek juga sering mengatakan kalau aku aneh. Jadi aku benar-benar aneh? HFUUUHHH…. Baiklah kali ini aku tidak bisa menghindari sandangan itu, aku memang aneh. Jika semua orang mendengar akuanku “AKU MEMANG ANEH” aku yakin mereka akan tertawa puas, karena akhirnya aku menyadari itu.

Niatku untuk mengurangi kebiasaan-kebiasaan ku yang menurut teman-teman ku aneh sudah beberapa kali aku lakukan, seperti aku diam dan berbicara sepertluku, aku tidak bertingkah seperti biasanya, atau dengan wajah datarku yang tidak berekspresi. Tapi nyatanya GAGAL, seperti yang pernah aku ungkapkan sebelumnya, bahwa aku mempunyai nasib yang sama dengan Jessica Jung saat aku bersikap seperti itu. Mereka takut saat aku diam, mereka tidak akan mendekatiku saat aku diam, dan yang bisa mencairkan suasana itu hanya aku, aku yang harus memulai lagi, aku harus membuat mereka berpikiran kalau aku diam bukan karena marah atau aku mulai jutek atau aku mulai sombong.

Aku tidak ingi mengeluh, tapi ternyata cukup susah juga jika dalam posisi seperti aku.

Jika kalian membaca ini, APA PENDAPAT KALIAN? APA YANG HARUS AKU LAKUKAN?

Aku harap aku mempunyai cukup banyak jawaban sebagai pertimbangan,,,,, setidaknya aku bisa memakai pendapat orang.

Advertisements
Posted in: me

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s